Aku masih memainkan lagu
dari kotak musik rindu
yang padu dengan bayangmu
dalam cangkir kopi hangat kalbu
Aku berpuisi dalam hujan biru
memungut puing-puing lalu
lantas menjadikannya tubuhku
Pena yang buatku candu
tetap menari bagai belenggu
terlepas dari itu aku bisu
sebab gelebah berderap pilu
Kau buta akan sajakku
tapi kutetap jadi penguntitmu
dalam denai sendu
Jombang, 16 Nopember '16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar